
History
Saya adalah seorang mantan staf
IT perusahaan operator GSM kedua dinegeri
ini. Pekerjaan saya berhubungan keamanan
jaringan IT yang berhubungan dengan billing,
logaritma voucher dan database klien.
Suatu hari
saya mendapatkan adanya bug pada sistem
panggilan Simcard kami, bugs tersebut sangat
mudah diterapkan semua orang. Hanya
melewatkan nomer tujuan dengan menggunakan
kode pagar - bintang.
Pernahkan
anda bertanya, bagaimana bisa ponsel tanpa
simcard bisa menelphone nomer darurat.
Sinyal siapa yang dipakai? Bagaimana bisa
server billing menerima dan mengontrol
jutaan nomer telephone dalam hal billing
mereka?
Itu yang saya
dapatkan dalam penemuan bugs yang simpel,
jika kita melewatkan nomer bebas pulsa /
nomer darurat dengan sedikit kode pagar
- bintang kemudian baru nomer tujuan kita,
kita bisa telephone sepuasnya layaknya
menelphone ke nomer bebas pulsa.
Setelah saya
menemukan bugs tersebut, karena itu termasuk
pekerjaan saya, saya laporkan cacat ini ke
kepala bagian kami. Tapi apa yang saya
dapatkan, apa yang saya beritahukan
diabaikan oleh Kabag tersebut. Saya kaget,
terkejut, pertanyaan dalam hati saya, siapa
yang akan disalahkan jika ada yang tahu dan
menggunakan trik tersebut? jawab dalam hati
saya, pastilah saya ikut disalahkan.
Tidak
menyerah, saya kembali mencoba membujuk
atasan saya kembali. Tapi hasilnya sama.
Selidik punya
selidik, ternyata atasan saya ketakutan akan
apa yang akan diterimanya jika dia
melaporkan hal ini kepada atasannya. Selain
karena biaya yang sangat besar yang
ditanggung perusahaan berkaitan dengan
penarikan simcard, penggantian software dan
perangkat keras lain, yang pasti reputasi
dari staf IT GSM tersebut serta reputasi
operator GSM itu sendiri.
Karena suatu
hal, saya diminta mengundurkan diri, dan
saya yakin karena hal ini, saya
menandatangani pengunduran diri saya tanggal
2 Februari 2006 dengan pesangon 75juta.
Dalam pikiran
saya, setelah pengabdian saya, setelah kerja
saya, hanya karena arogansi Kabag kami, saya
dipecat, semudah itu? Tidak
Saya akan
bawa bug itu, bug yang seharusnya bisa
mempromosikan saya, tapi ternyata
menjatuhkan saya, akan saya bawa untuk
menyerang perusahaan yang pernah saya
perjuangkan!!
Sampai saat
saya dikeluarkan, bug itu masih ada, karena
Kabag saya pasti tidak mau ambil pusing lagi.
Suatu riset
dengan kedua teman saya yang kebetulan
bekerja di perusahaan operator CDMA milik
pemerintah, saya dan 2 teman saya berhasil
menanamkan kode pagar bintang itu simcard.
Jadi tidak perlu utak-atik lagi, kita
langsung call ke nomer tujuan, maka otomatis
kode itu akan berkerja.
Dengan riset
yang semakin lama semakin bagus, kami mampu
menginstal SImcard clone dari simcard induk,
dimana simcard clone kami sisipin kode.
Dengan simcard clone ini, kualitas yang jauh
lebih baik, daripada saat kami menemukan
bugs tersebut
Mengapa kode
tersebut kami tanam ke SIMCARD?
1. Agar tidak perlu repot-repot menggunakan
kode sebelum telephone.
2. Agar trik ini tidak dijual ulang, dengan
Simcard, kami memonopoli trik
ini.
3. Keamanan user.
Anda tertarik mendapatkan produk kami?
Silahkan klik halaman pemesanan ini:
Order
|